Lawan Liverpool Di Grup Liga Champions, Buffon Di Pastikan Absen

Gianluigi Buffon Jadi Pemain Tertua Dengan Usia (40) Tahun, Yang Masih Tetap Bermain Di Ajang Liga Champions Eropa.

Penyerang.net PSG langsung memasukan nama Gianlugi Buffon ketika mereka akan melawat ke Inggris untuk menantang Liverpool di fase grup Liga Champions Eropa. Mesi Buffon sendiri nantinya tidak akan bermain dan tetap di angkut dalam 21 pemain yang beranhkat pada Senin,17 september 2018.

PSG sendiri akan menghapadi Liverpool yang merupakan lawan kuat di grup B dimana mereka akan bermain di fase grup Liga Champions pada Rabu,18 September dini hari nanti. Dan The Reds sendiri akan menjadi lawan pertama untuk tim Thomas Tuchell.

Tuchell sendiri pada skuatnya membawa pemain pemain utamanya, seperti Neymar, Edion Cavani, Kyliaan Mbappe hingga Thiago Silva. Namun Buffon yang musim lalu ketika bermain untuk Juventus dan ketika pertandingan melawan Real Madrid saat ia mendapatkan kartu merah. Sang pemain langsung mendapatkan akumulasinya meski ia sudah tidak bermain untuk raksasa Italia.

Akan tetapi Tuchell kemungkinan membawa Buffon, agar pemain asal Italia tersebut bisa memberikan motivasi ekstra kepada para  pemain PSG. Dimana pengalamannya di level pentas eropa sudah tidak di ragukan lagi, memberikan semangat di luar pertandingan merupakan sesuatu yang bagus ketimbang hanya menyaksikan rekan-rekannya di layar televisi.

Sayangnya PSG harus kehilangan nama-nama seperti Marco Veratti, yang harus absen karena akumulasi kartu yang ia dapatkan juga sama seperti Buffon. Dan nama Dani Alves juga tidak ada dalam daftar skuat PSG yan di bawa ke Inggris untuk menghadapi Liverpool nantinya. Menarik memang pertandingan antara Liverpoool melawan PSG, terlebih kedua klub merupakan yang terbaik di lini serang masing – masing.

Manager Spurs Minta Anak Asuhnya Berhati-hati Melawan Liverpool

Para Pemain Totenham Hots Spurs Merayakan Kemenangan Gol Yang Ciptakan Oleh Harry Kane Pada Pertandingan Melawan Newcastle United.

Penyerang.net  –  Klub asal London Inggris, Totenham Hot Spurs akan menghadapi lawan klub dalam lanjutan Primr Leangue Matchday ke-5 yang akan di gelar pada Sabtu,15/9/2018 malam nanti. Pertandingan tersebut akan di gelar di Stadion Wembley markas Spurs. Pelatih Maurichio Pochettino sendiri mengatakan jika dirinya benar- benar sangat ingin mengincar kemenangan pada pertandingan tersebut.

Totenham sendiri sebenarnya mendapatkan hasil yang cukup bagus pada tiga pertandingan awal Primer Leangue dengan berhasil menyapu bersih kemenangan di antaranya menang melawan Newcastle United, lalu Manchester United dan sayangnya mereka harus kalah oleh Watford sebelum jeda Nations Leangue bergulir.

Nah, Pochettino sendiri mengaku tidak ingin timnya gegabah melawan Liverpool melihat tim asuhan Jurgen Klopp itu merupakan tim yang begitu di perhitungkan musim ini dengan berhasil menyapu bersih semua pertandingan di Primer Leangue.

”Liverpool merupakan tim yang begitu luar biasa, mereka bermain dengan sangat bagus pada awal musim ini. Cara mereka bermain akan membuat tim harus harus benar benar fokus untuk menjalani pertandingan melawan mereka. Saya yakin ada beberapa pemain yang akan kehilangan fokus ketika menghadapi Liverpool.”

”Saya pikir kami tidak hanya bermain dengan begitu agresif namun kami harus memikirkan lawan yang kami hadapi karena mereka jelas lebih agresfi dari apa yang kami mainkan.”

”Ketika menghadapi Watford kami bermain dengan begitu buruk, sangat lambat,membosankan itu benar benar buruk. Saya tidak tahu apakah cuacu mempengaruhi permainan kami karena ada cahaya fajar yang begitu indah. Dan itu merupakan sesuatu yang bagus untuk orang-orang.”

Kevin-Prince Boateng Sebut Sebuah Alasan Özil Pensiun

(Refrensi Pihak Ketiga)

Penyerang.net –  Gelandang Mesut Özil sudah mengakhiri kisah manisnya bersama timnas Jerman usai Piala Dunia 2018 berakhir sang pemain memutuskan pensiun guna fokus untuk membela Arsenal di pentas klub. Pensiunnya  Özil sendiri bukan tanpa sebab, kritikan hingga rasisme lah yang membuat mantan gelandang Real Madrid itu memutuskan untuk pensiun di usianya yang baru mencapai 29 tahun.

Tak tanggung-tanggung Özil sendiri memutuskan pensiun dari akun media sosialnya tanpa merundingkan apa yang sudah ia pilih sebagai pilihannya untuk kedepan. Özil menjelaskan jika alasannya pensiun dari timnas Jerman karena yang bersangkutan merasa mendapatkan dekriminasi perlakuan dari Federasi Sepak Bola Jerman dimana mendapatkan sebuah tindakan rasisme yang tidak terlalu baik.

Pada Piala Dunia 2018 sendiri Özil memang mendapatkan begitu banyak sasaran kritik, mulai dari performa yang kurang baik hingga tak becusnya ia memberikan umpan kepada para pemain Jerman. Tidak hanya foto bersama presiden Turkey Recep Tayyip Erdogan merupakan hal yang sangat kontroversial untuk para masyarakat Jerman.

Kevin-Prince Boateng, yang merupakan kakak dari Jeorome Boateng mengungkapkan jika keputusan pensiun dari Özil karena ia sudah tidak mendapatkan perlakuaan yang bagi dimana kritkan mengalir begitu deras tanpa ada pembelaan dari para rekannya bahkan negaranya.

“Keputusan tersebut tidak mudah, kritikan terkadang membuat anda menjadi stress hingga pensiun menjadi pilihan yang lebih baik untuk kedepan.”

”Kritikan itu membuat orang beramai ramai menghancurkan anda, membuat anda bersalah hingga keluarga anda semua mendapatkan reaksi akan hal itu.Saya juga pernah merasakannya dan itu tidak benar benar baik untuk orang orang yang menyangi anda.”

Arrigo Sacchi : Mario Balotelli Sudah Tamat !

Mario Balotelli Gagal Memberikan Kontribusi Kepada Timnas Italia Usai Hasil Imbang Melawan Polandia : 1-1 Pada Pertadingan Nations Leangue Sabtu,8/9/2018.

Penyerang.net  –  Eks mantan pelatih Timnas Italia, Arrigo Sacchi mengungkapkan sebuah pernyataan mengenai kemampuan Mario Balotelli dimana yang bersangkutan sudah tidak memiliki insting gol di depan gawang lawan. Ia bahkan di nilai sebagai pemain yang sudah tidak memiliki motivasi untuk mencetak gol.

Balotelli sendiri mendapatkan kepercayaan untuk bermain di Nations Leangue dan ketika melawan Polandia pada Sabtu,8/9 dengan skor imbang 1-1. Ia sendiri bermain sejak menit awal dan hingga menit ke-62 ia di gantikan oleh sosok Andrea Belotti.

Jika di lihat dari musim ini, performa Balotteli memang jauh dari memuaskan pasalnya ia belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya ketika membela Nice musim ini. Kebugarannya di nilai kurang baik sehingga ia baru bermain sebanyak satu kali saja di Ligue-1 musim ini.

Dari pertandingan melawan Polandia sendiri Baloltelli memang di sorot penampilannya usai ia gagal memberikan kontribusi yang signifikan setelah ia tampil melempem dan bahkan tidak bermain menyatu dengan para rekannya di timnas, hal tersebut tak lepas dari pelatih Legendaris timnas Italia Arrigo Sacchi yang mengatakan jika kepintaran eks penyerang Manchester City itu sudah menghilang.

”Ketika anda memiliki pemain berkualitas saja tidak akan cukup untuk mendongkrak permainan tim, anda juga di tuntut memiliki pemain yang bisa bekerja keras, menjadi pemimpin  dan  memiliki prilaku Profesionalisme.”

”Lihat yang di lakukan oleh Mario (Balotelli) dia hanya berlari lari di lapangan seperti anak kecil yang baru saja belajar bermain sepak bola. Dia bahkan seperti tidak memiliki niat untuk bermain melawan Polandia, jadi apa yang kita bisa katakan tentang dirinya? ujar Sacchi.

Erick Dier : Inggris Harus Segera Lupakan Kegagalan Pada Piala Dunia 2018

Timnas Inggris Berhasil Menang Dari Kolombia Pada 16 Besar Piala Dunia 2018 Melawan Kolombia Dengan Drama Adu Penalti 4-3.

 

Penyerang.net  –  Gelandang milik Totenham Hot Spurs yang juga merupakan pemain timnas Inggris, Erick Dier menyebutkan jika skuat  ”The Three Lions”  harus melupakan kegagalan mereka di ajang Piala Dunia 2018 kemarin ia meminta untuk segera Move On dan fokus dengan pertandingan  ”UEFA Nations League”  yang menjadi kompetisi terbaru yang di turunkan oleh FIFA.

Apa yang kita ketahui adalah Inggris sendiri berhasil menjadi tim yang tampil baik di ajang Piala Dunia 2018 kemarin. Tak terduga pasukan Gereth Southage memberikan perlawan kepada tim tim hebat. Hingga mereka sampai ke babak semfinal dan bertarung dengan tim ”Kuda Hitam” hingga akhirnya kalah di tangan Kroasia.

Hal tersebut membuat ada banyak pemain yang mengalami kececewaan yang mendalam. Tidak hanya itu mereka juga harus di kalahkan oleh Belgia di babak perebutan juara ketiga hingga hal tersebut membuat sebagaian pemain mengalami trauma dan tak bisa melupakan kegagalan mereka masuk ke babak final Piala Dunia 2018.

Dier yang turut merasakan hal tersebut memberikan support kepaad para pemain dan rekan setimnya untuk segera bangkit dan memberikan permainan terbaik kepada Inggris.

”Ya pertandingan musim lalu membuat anda menjadi lebih baik, saya pikir kami siap untuk kembali bermain bagi Inggris.”

Dia menambahkan jika Inggris hanya perlu berjalan kedepan dan fokus kepada kompetisi yang ada di masa depan.

”Agenda kami bukan meratapi kegagalan kami, kami harus bangkit karena seorang juara sejati adalah tim yang pernah mengalami kekalahan dan terus berbenah menjadi lebih baik sehingga menjadi tim yang bisa memberikan kesuksesan.”

Alan Shearer : Fix Liverpool Juara Musim Ini

(Refrensi Pihak Ketiga)

 

Penyerang.net – Penampilan Liverpool musim ini menjadi sebuah hal yang sangat di perhitungkan dimana mereka berhasil tampil menggila di ajang Liga Primer Inggris dengan berhasil mememangkan empat pertandingan yang sudah di jalani. Dari empat pertandingan tersebut mereka hanya kebobolan sebanyak 1 gol saja yang membuktikan jika pasukan The Reds memang sudah bukan Liverpool beberapa musim terakhir.

Meski pada pertandingan kontra melawan Leicester City Liverpool harus kebobolan karena blunder yang di lakukan oleh kiper barunya Alisson Becker tidak membuat Liverpool terhenti dari jalur kemenangan mereka. Klub yang berbasis di Mersyide tersebut terus menjadi tim yang menjadi jadi semakin lama semakin luar biasa bermainnya.

Dengan kemenangan besar yang sering mereka di prediksi akan mudah untuk menjadi tim yang terdepan untuk berburu Trofi Primer Leangue musim ini. Salah satu Legenda sepak bola timnas Inggris Alan Shearer bahkanya menyebutkan jika Liverpool sudah bukan Liverpool yang terkadang inkositen dan tidak memiliki mental juara.

”Ini terlalu cepat untuk menghamiki klub yang tidak memiliki peluang untuk juara atau sebaliknya. Kita bisa melihat performa Liverpool mereka tampil begitu baik. Tujuan permain mereka benar benar sangat jelas dimana klub ini bermain dengan begitu baik mencetak begitu banyak gol dan para pemain bertahan mereka juga sangat baik ketika tampil.”

”Liga Champions musim lalu menjadi hal yang tidak bisa di lupakan, pengalaman mereka di final akan membuat mereka semakin kuat jika di bandingkan dengan para rival mereka.”

”Saya hanya bisa katakan jika mereka mempertahankan performa mereka hingga musim dingin saja dengan catatan rival rival mereka sedang dalam masalah dengan ketidak konsistenan maka sudah di pastikan Liverpool akan juara.”

MU Diminta Segera Bangkit Kontra Burnley

Manchester United 0-3 Totenham Hot Spurs Selasa,(28/8/2018)

 

Penyerang.netManchester United memang sedang mengalami masa transisi yang cukup sulit dimana mereka tengah sedang dalam performa yang kurang memuaskan di awal musim Primer Leangue 2018-2019. Kekalahan dalam dua pertandingan terakhir memang mengundang banyak komentar pedas yang di lontarkan kepada kubu Jose Mourinho hingga membuatnya berang dengan memarahi para media yang mewancarainya.

Eks assisten Sir Alex Ferguson yakni Rene Meulensteen meminta Mourinho segera mencari momentum untuk bangkit, Ia menilai United harus memenangkan pertandingan kontra Burnley pada akhir pekan ini.Bagi Meulensteen sendiri kemenangan pada pertandingan tersebut akan memberikan energi postive untuk para pemain.

MU sendiri pada dua pertandingan terakhir tersebut harus mengalami dua kali kekalahan yang pertama bertandang ke markas Brighton & Hove Albion dan mereka takluk dengan skor 3-2. Lalu pada pertandingan bertandingan berikutnya mereka juga harus takluk oleh Totenham Hot Spurs di Old Traford dengan skor 3-0. Hal tersebut menjadikan mereka benar benar terlihat buruk bagi banyak penggemar Setan Merah.

Melihat rekor buruk yang begitu banyak membuat Meulensteen yakin jika para pemain United sendiri sedang mengalami krisis kepercayaan diri dan harus segera bangkit untuk pertandingan melawan Burnley.

”Awal musim yang cukup menyedihkan untuk United, mereka benar benar tidak tampil baik.”

”Kita bisa melihat para pemain yang bermain dalam pertandingan di agenliga, ada sebuah ketidak kepercayaan diri ini benar benar tidak terlihat baik. Mereka harus segera bangkit dalam pertandingan berikutnya karena semua tim rival mendapatkan hasil yang bagus.”

”Kunci satu satunya adalah mereka harus berada di jalur kemenangan karena itu akan membawa mereka kembali kepada tujuan klub.”