Hasil Pertandingan Polandia vs Portugal di UEFA Nations League

Portugal

Penyerang.net  – Dalam laga UEFA Nations League A grup 3, pertandingan Polandia vs Portugal berlangsung pada Jumat (12/10/18) dini hari tadi. Laga UEFA Nations League yang mempertemukan Polandia dan Portugal diadakan di Silesian Stadium, yang tak lain adalah markas dari Polandia. Laga ini berakhir dengan kemenangan tim tamu, Portugal. Skuat didikan Fernando Santos menang terhadap Polandia dengan skor 2-3.

Di babak pertama, Polandia mengambil alih jalannya pertandingan. Tim ini mengandalkan strategi umpan-umpan pendek. Polandia secara perlahan berupaya untuk membongkar pertahanan Portugal. Polandia mampu membuka keunggulan pada waktu memasuki menit ke-18 lewat aksi Piatek. Tim ini memanfaatkan umpan tendangan pojok, sundulan Piatek pun tak bisa dihalau oleh Patricio dan akhirnya mengubah skor menjadi 1-0.

Portugal pun semakin gencar melancarkan serangan. Saat laga memasuki menit ke-31, tim Portugal memanfaatkan umpan Pizzi yang datang dari sisi kanan penyerangan, sepakan Andre pun bisa merobek jala gawang Polandia serta akhirnya membuat skor berubah menjadi 1-1. Dalam menit ke-43, di luar dugaan Portugal bisa membalikan keadaan. Gol kedua tim Portugal dicetak lewat gol bunuh biri pemain Polandia, Kamil Glik.

Di babak pertama, skor 1-2 untuk keunggulan Portugal. Memasuki babak kedua, Portugal mengambil alih jalannya laga. Baru berjalan tujuh menit, Bernardo Silva berhasil mencetak gol sehingga skor berubah menjadi 1-3. Polandia pun berusaha mengejar ketertinggalan. Hanya saja, usaha Robert Lewandowski dan timnya masih terhalang oleh pertahanan Portugal.

Saat laga memasuki menit ke-77, Polandia akhirnya bisa memperkecil ketertinggalan. Jakub Błaszczykowski melakukan tendangan voli yang bisa merobek jala gawang Portugal dan skor pun menjadi 2-3. Tidak ada tambahan gol sampai wasit meniupkan peluit panjang sebagai tanda berakhirnya pertandingan. Laga pun berakhir dengan skor 2-3. Portugal keluar jadi pemenangnya.

Kala Kapten Timnas Kroasia Luka Modric Mendukung Harry Kane

Luka Modric

Penyerang.net –  Harry Kane bisa semakin berkembang meski sudah layak disebut sebagai salah satu striker terbaik di dunia bola. Hal itu diyakini oleh kapten tim nasional Kroasia, Luka Modric. Kini Kane menjadi kapten tim nasional Inggris dan akan menjalani laga uji coba kontra Kroasia. Nama Harry Kane memang terus dikenal semenjak musim terakhir Modric bersama Spurs.

Pada saat itu, Harry Kane masih muda dan belum cukup mampu menyedot perhatian banyak orang. Namun saat ini kondisinya berbeda, semua pecinta Premier League sudah sangat mengenal Harry Kane. Penyerang yang berusia 25 tahun ini pun sukses mendapatkan penghargaan Golden Boot di Piala Dunia 2018 lalu. Tak hanya itu, dia juga selalu berhasil mencetak lebih dari 20 gol selama empat musim terakhir pertandingan bola Premier League.

Saat ini, Harry Kane sedang dikritik dikarenakan produktivitasnya menurun. Akan tetapi, Modric berkata lain. Menurut Modric, Harry Kane sudah ada di tempat yang tepat. Tottenham merupakan wadah yang sempurna untuk pemain seperti halnya Kane yang masih dapat berkembang. Modric pun sangat percaya bahwa Harry Kane masih bisa lebih baik lagi.

Modric juga menyinggung momen pertemuan kedua tim, yakni Kroasia vs Inggris, beberapa waktu lalu dalam semifinal Piala Dunia. Saat itu, Kroasia dipandang media-media Inggris sebelah mata, Kroasia diremehkan serta dianggap tidak akan pernah mengalahkan Inggris. Akan tetapi, justru sebaliknya yang terjadi.

“Saya merasa diremehkan. Saya pikir para pemain Inggris serta pelatihnya tidak meremehkan kami, tetapi orang-orang di sekitar tim nasional mereka – komentator, jurnalis, suporter. Kami merasa mereka meremehkan Kroasia. Mereka tak menunjukkan apresiasi yang seperlunya dan hal tersebut justru memberi kami motivasi ekstra,” kata Modric.

Vincenzo Iaquinta : Bukan Ronaldo Yang Menjadi Pemain Kunci Juventus, Tapi Mandzukic

Mario Mandzukic & Cristiano Ronaldo

Penyerang.net Juventus pada musim ini memang menjadi klub yang begitu di pertimbangkan usai kedatangan pemain seperti Cristiano Ronaldo. Namun sayangnya Ronaldo sejauh ini baru saja menyumbangkan 3 biji gol saja ke gawang lawan, dimana ia sudah menjalani tujuh pertandingan di Serie A.

Eks penyerang Juventus, Vincenzo Iaquinta menyebutkan jika kedatangan Ronaldo bukan menjadi sosok pemain kunci Juve pada musim ini, sebab yang menjadi pemain paling berkontribusi di lini serang klub berjulukan II Biancconerri adalah Mario Mandzukic.

Sebenarnya kedatangan dari Ronaldo adalah untuk membantu Juventus bisa menjadi penantang Liga Champions Eropa yang sudah lama mereka idamkan. Oleh sebab itu lah management Juve berani mengeluarkan dana mencapai 100 juta euro untuk bisa menebus Ronaldo dari Real Madrid.

Jika di lihat dari perlakuaan klub kepada Ronaldo sendiri memang sangat romantis bak tuan putri yang di layani oleh seorang raja. Namun Vincenzo Iaquinta yang pernah bermain di Turin menyebutkan Mandzukic juga layak mendapatkan perlakuan dari apa yang di dapatkan Ronaldo di Juventus melihat dedikasi dan kontribusinya selama ini bersama klub.

”Terlihat jika Cristiano dan Paulo memang bisa menjadi pemain yang mengisi lini depan klub.”

”Dan bagaimana Mario Mandzukic ? dia menjadi pemain yang bisa memecah konsentrasi lawan untuk membuat Ronaldo berada tak terkawal di lini pertahanan. Kekuatannya,penempatan dirinya, tanpa rasa lelah membuat ia merupakan pemain yang begitu penting untuk klub ini.”

”Saya pikir kehadiran dari Mandzukic sendiri merupakan opsi yang begitu bagus untuk Allegri karena ia bisa menerapkan berbagai taktik untuk ketiga penyerangnya tersebut.”

PSG Akan Coba Tikung Barcelona Demi Dapatkan Paul Pogba

Manchester United Kembali Mendapatkan Hasil Negative Usai Di Tahan Imbang Oleh Valencia Di Fase Grup Liga Champions Eropa : 0-0.

Penyerang.net –  Rencana Paul Pogba yang akan meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Barcelona mendapatkan sebuah pilihan yang menarik. Pasalnya klub asal Prancis, PSG tertarik untuk merekrut gelandang berusia 25 tahun itu pada musim depan.

Pogba sendiri memang santer di beritakan akan segera meninggalkan Setan Merah usai memiliki hubungan yang kurang baik dengan manager Jose Mourinho hingga berujung pertengkaran luar biasa di Carringhton pada pekan lalu.

Hubungan buruk dengan Mourinho membuat raksasa Spanyol, Barcelona tertarik untuk mendatangkan sang pemain pada musim depan. EL Barca sendiri memang santer di beritakan menjadi klub selanjutnya Pogba mengingat ada sosok penting di kursi menagement klub, seperti Eric Abidal sementara ada sosok Lionel Messi yang memiliki hubungan yang baik dengan Pogba dan bisa memintanya bergabung bersamanya di Cam Nou.

Rupanya keinginan Barcelona untuk mendatangkan Pogba mendapatkan pertarungan dari PSG yang kabarnya juga menginginkan jasa dari eks Juventus tersebut.

The Sun sendiri merilis jika keinginan PSG untuk mendatangkan Pogba jauh lebih besar, pasalnya Less Pariesiens bisa saja mengeluarkan uang jumlah yang begitu besar yang tak bisa di sanggupi oleh Barca. Seperti contoh kasus Neymar yang mereka tebus dari klub asal Catalan tersebut dengan biaya transfer termahal dunia.

Apalagi agen Pogba Mino Raiola yang memiliki hubungan yang sangat baik dengan para petinggi klub PSG menjadi dasar cikal bakal gabungnya Pogba ke Paris.

Namun tampaknya Manchester United sebagai klub pemilik Pogba tidak akan tinggal diam. Mereka kabarnya tidak akan melepaskan pemain bintangnya tersebut mengingat dalam klausul pelepasan sang pemain tidak di sebutkan dengan rinci bahkan tak memiliki harga yang artinya bisa sang pemain kembali menyandang pemain termahal untuk kedua kalinya.

Gantiaan Manchester City Dan Liverpool Yang Coba Dekati Milinkovic-Savic

Sergej Milinkovic-Savic Resmi Bertahan Bersama Lazio Pada Musim Ini.

Penyerang.net –  Nama Sergej Milinkovic-Savic memang sedang menjadi pembicaraan beberapa musim terakhir. Ia di nilai merupakan salah satu gelandang potensial dengan usia yang masih terbilang sangat muda. Gelandang milik Lazio ini memang menjadi buruaan banyak klub top eropa.

Namun pihak Lazio sendiri enggan untuk melepas sang gelandang karena masih ingin menggunakan jasanya. Klausul pelepasan Savic sendiri yang bernilai 100 juta euro memang membuat banyak klub yang meminatinya mulai mundur untuk mendekati sang pemain.

Akan tetapi baru-baru ini di lansir oleh The Mirror jika gelandang berkebangsaan Kroasia ini kembali menjadi bidikan dari klub-klub asal Inggris. Ada nama Manchester City dan Liverpool yang di beritakan mulai memantau aksi dari Sergej Milinkovic-Savic.

Kedua klub di sinyalir sedang membutuhkan gelandang jempolan untuk mengisisi lini tengah mereka. Apalagi Manchester City harus mencari sosok pengganti Yaya Toure yang memutuskan pergi.

Sementara Liverpool memang sudah memiliki stok gelandang yang melimpah namun mereka belum memiliki nama besar seperti Savic yang sudah populer dalam beberapa tahun terakhir. Di tambah kepergiaan Philipe Coutinho pada musim lalu ke Barcelona membuat nama Milinkovic-Savic menjadi sosok nomor satu untuk The Reds dalam bursa transfer Januari mendatang.

Beberapa waktu yang lalu Savic sendiri di gosipkan akan bergabung dengan Manchester United dan Real Madrid. Pemain berusia 23 tahun ini bahkan kabarnya sudah menyetujui persyaratan untuk keluar dari Stadion Olimpico.

Milinkovic-Savic sejatinya bukan nama biasa di Serie A, ia merupakan gelandang muda berbakat terbaik di Italia. Dan membantu Biancocelesti  sempat masuk ke ajang Liga Champions Eropa pada musim lalu.

Lawan Liverpool Di Grup Liga Champions, Buffon Di Pastikan Absen

Gianluigi Buffon Jadi Pemain Tertua Dengan Usia (40) Tahun, Yang Masih Tetap Bermain Di Ajang Liga Champions Eropa.

Penyerang.net PSG langsung memasukan nama Gianlugi Buffon ketika mereka akan melawat ke Inggris untuk menantang Liverpool di fase grup Liga Champions Eropa. Mesi Buffon sendiri nantinya tidak akan bermain dan tetap di angkut dalam 21 pemain yang beranhkat pada Senin,17 september 2018.

PSG sendiri akan menghapadi Liverpool yang merupakan lawan kuat di grup B dimana mereka akan bermain di fase grup Liga Champions pada Rabu,18 September dini hari nanti. Dan The Reds sendiri akan menjadi lawan pertama untuk tim Thomas Tuchell.

Tuchell sendiri pada skuatnya membawa pemain pemain utamanya, seperti Neymar, Edion Cavani, Kyliaan Mbappe hingga Thiago Silva. Namun Buffon yang musim lalu ketika bermain untuk Juventus dan ketika pertandingan melawan Real Madrid saat ia mendapatkan kartu merah. Sang pemain langsung mendapatkan akumulasinya meski ia sudah tidak bermain untuk raksasa Italia.

Akan tetapi Tuchell kemungkinan membawa Buffon, agar pemain asal Italia tersebut bisa memberikan motivasi ekstra kepada para  pemain PSG. Dimana pengalamannya di level pentas eropa sudah tidak di ragukan lagi, memberikan semangat di luar pertandingan merupakan sesuatu yang bagus ketimbang hanya menyaksikan rekan-rekannya di layar televisi.

Sayangnya PSG harus kehilangan nama-nama seperti Marco Veratti, yang harus absen karena akumulasi kartu yang ia dapatkan juga sama seperti Buffon. Dan nama Dani Alves juga tidak ada dalam daftar skuat PSG yan di bawa ke Inggris untuk menghadapi Liverpool nantinya. Menarik memang pertandingan antara Liverpoool melawan PSG, terlebih kedua klub merupakan yang terbaik di lini serang masing – masing.

Manager Spurs Minta Anak Asuhnya Berhati-hati Melawan Liverpool

Para Pemain Totenham Hots Spurs Merayakan Kemenangan Gol Yang Ciptakan Oleh Harry Kane Pada Pertandingan Melawan Newcastle United.

Penyerang.net  –  Klub asal London Inggris, Totenham Hot Spurs akan menghadapi lawan klub dalam lanjutan Primr Leangue Matchday ke-5 yang akan di gelar pada Sabtu,15/9/2018 malam nanti. Pertandingan tersebut akan di gelar di Stadion Wembley markas Spurs. Pelatih Maurichio Pochettino sendiri mengatakan jika dirinya benar- benar sangat ingin mengincar kemenangan pada pertandingan tersebut.

Totenham sendiri sebenarnya mendapatkan hasil yang cukup bagus pada tiga pertandingan awal Primer Leangue dengan berhasil menyapu bersih kemenangan di antaranya menang melawan Newcastle United, lalu Manchester United dan sayangnya mereka harus kalah oleh Watford sebelum jeda Nations Leangue bergulir.

Nah, Pochettino sendiri mengaku tidak ingin timnya gegabah melawan Liverpool melihat tim asuhan Jurgen Klopp itu merupakan tim yang begitu di perhitungkan musim ini dengan berhasil menyapu bersih semua pertandingan di Primer Leangue.

”Liverpool merupakan tim yang begitu luar biasa, mereka bermain dengan sangat bagus pada awal musim ini. Cara mereka bermain akan membuat tim harus harus benar benar fokus untuk menjalani pertandingan melawan mereka. Saya yakin ada beberapa pemain yang akan kehilangan fokus ketika menghadapi Liverpool.”

”Saya pikir kami tidak hanya bermain dengan begitu agresif namun kami harus memikirkan lawan yang kami hadapi karena mereka jelas lebih agresfi dari apa yang kami mainkan.”

”Ketika menghadapi Watford kami bermain dengan begitu buruk, sangat lambat,membosankan itu benar benar buruk. Saya tidak tahu apakah cuacu mempengaruhi permainan kami karena ada cahaya fajar yang begitu indah. Dan itu merupakan sesuatu yang bagus untuk orang-orang.”

Del Piero Sempat Berpikir Ronaldo Gabung Juventus Adalah Hoaks

Cristiano Ronaldo Bomber Anyar Juventus.

Penyerang.net –  Mega bintang Cristiano Ronaldo memang menjadi buah bibir pada musim ini usai transfer kontroversial ke Juvetus. Kabar bergabungnya Ronaldo bersama Juve memang membuat jagad pesepak bola di dunia bergetar. Banyak yang menilai jika kabar tersebut hanya Hoaks belaka. Legenda Juventus, Alexandro Delpiero bahkan mengatakan kepada media jika ia tak percaya akan rumour tersebut.

Ronaldo sendiri yang sudah kita lihat, ia memtuskan keluar dari Santiago Bernabue untuk bergabung dengan klub Serie A Juventus dengan biaya mencapai 100 juta euro. Dan bandrol tersebut membuatnya menjadi pemain paling mahal di Italia.

Kedatangan Ronaldo sendiri menjadi berkah tersendiri bagi Juventus, mengingat kapten timnas Portugal merupakan pemain paling sukses dengan raihan Liga Champions Eropa terbanyak. Pengalaman tersebut jelas membuat Juventus begitu giram sebab mereka sudah lama mengincar sih Trofi Kuping Besar dan selalu gagal dalam kurun lima musim terakhir.

Sebenarnya sebelum bergabung dengan Juventus, Ronaldo sudah memberikan gestur akan pindah ke klub lain usai komentarnya kepada salah satu media ketika Real Madrid tengah merayakan pesta kesuksesan mereka mempertahankan Liga Champions musim 2017-2018 yang menjadi trofi ketiga kalinya secara beruntun. Kala itu Ronaldo mengatakan jika ia tidak tahu masa depannya akan bertahan di Real Madrid atau tidak.

Banyak yang menebak jika pemain berusia 33 tahun itu akan segera meninggalkan klub dan kembali bersama klub yang membesarkan namannya Manchester United. Toh tak di sangka Ronaldo justru berlabu ke Italia dengan bergabung dengan Juventus.

”Saya tidak percaya Ronaldo akan bergabung dengan Juventus, ia benar benar seperti anda berada di planet lain.” ujar Del Piero.

Kevin-Prince Boateng Sebut Sebuah Alasan Özil Pensiun

(Refrensi Pihak Ketiga)

Penyerang.net –  Gelandang Mesut Özil sudah mengakhiri kisah manisnya bersama timnas Jerman usai Piala Dunia 2018 berakhir sang pemain memutuskan pensiun guna fokus untuk membela Arsenal di pentas klub. Pensiunnya  Özil sendiri bukan tanpa sebab, kritikan hingga rasisme lah yang membuat mantan gelandang Real Madrid itu memutuskan untuk pensiun di usianya yang baru mencapai 29 tahun.

Tak tanggung-tanggung Özil sendiri memutuskan pensiun dari akun media sosialnya tanpa merundingkan apa yang sudah ia pilih sebagai pilihannya untuk kedepan. Özil menjelaskan jika alasannya pensiun dari timnas Jerman karena yang bersangkutan merasa mendapatkan dekriminasi perlakuan dari Federasi Sepak Bola Jerman dimana mendapatkan sebuah tindakan rasisme yang tidak terlalu baik.

Pada Piala Dunia 2018 sendiri Özil memang mendapatkan begitu banyak sasaran kritik, mulai dari performa yang kurang baik hingga tak becusnya ia memberikan umpan kepada para pemain Jerman. Tidak hanya foto bersama presiden Turkey Recep Tayyip Erdogan merupakan hal yang sangat kontroversial untuk para masyarakat Jerman.

Kevin-Prince Boateng, yang merupakan kakak dari Jeorome Boateng mengungkapkan jika keputusan pensiun dari Özil karena ia sudah tidak mendapatkan perlakuaan yang bagi dimana kritkan mengalir begitu deras tanpa ada pembelaan dari para rekannya bahkan negaranya.

“Keputusan tersebut tidak mudah, kritikan terkadang membuat anda menjadi stress hingga pensiun menjadi pilihan yang lebih baik untuk kedepan.”

”Kritikan itu membuat orang beramai ramai menghancurkan anda, membuat anda bersalah hingga keluarga anda semua mendapatkan reaksi akan hal itu.Saya juga pernah merasakannya dan itu tidak benar benar baik untuk orang orang yang menyangi anda.”

Arrigo Sacchi : Mario Balotelli Sudah Tamat !

Mario Balotelli Gagal Memberikan Kontribusi Kepada Timnas Italia Usai Hasil Imbang Melawan Polandia : 1-1 Pada Pertadingan Nations Leangue Sabtu,8/9/2018.

Penyerang.net  –  Eks mantan pelatih Timnas Italia, Arrigo Sacchi mengungkapkan sebuah pernyataan mengenai kemampuan Mario Balotelli dimana yang bersangkutan sudah tidak memiliki insting gol di depan gawang lawan. Ia bahkan di nilai sebagai pemain yang sudah tidak memiliki motivasi untuk mencetak gol.

Balotelli sendiri mendapatkan kepercayaan untuk bermain di Nations Leangue dan ketika melawan Polandia pada Sabtu,8/9 dengan skor imbang 1-1. Ia sendiri bermain sejak menit awal dan hingga menit ke-62 ia di gantikan oleh sosok Andrea Belotti.

Jika di lihat dari musim ini, performa Balotteli memang jauh dari memuaskan pasalnya ia belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya ketika membela Nice musim ini. Kebugarannya di nilai kurang baik sehingga ia baru bermain sebanyak satu kali saja di Ligue-1 musim ini.

Dari pertandingan melawan Polandia sendiri Baloltelli memang di sorot penampilannya usai ia gagal memberikan kontribusi yang signifikan setelah ia tampil melempem dan bahkan tidak bermain menyatu dengan para rekannya di timnas, hal tersebut tak lepas dari pelatih Legendaris timnas Italia Arrigo Sacchi yang mengatakan jika kepintaran eks penyerang Manchester City itu sudah menghilang.

”Ketika anda memiliki pemain berkualitas saja tidak akan cukup untuk mendongkrak permainan tim, anda juga di tuntut memiliki pemain yang bisa bekerja keras, menjadi pemimpin  dan  memiliki prilaku Profesionalisme.”

”Lihat yang di lakukan oleh Mario (Balotelli) dia hanya berlari lari di lapangan seperti anak kecil yang baru saja belajar bermain sepak bola. Dia bahkan seperti tidak memiliki niat untuk bermain melawan Polandia, jadi apa yang kita bisa katakan tentang dirinya? ujar Sacchi.